Eksotisme Darajat Merusak Infrastruktur

Darajat, nama tempat ini kian dikenal masyarakat. Di tempat ini memang tersaji sumber daya alam yang melimpah. Mulai dari sumber panas bumi yang mampu menghasilkan energi listrik yang besar, sampai keindahan pemandangan alamnya yang memukau. Sehingga tak heran jika Darajat kini menjadi salah satu primadona objek wisata di kabupaten Garut.

Tapi sayang, justru eksotisme yang dimiliki darajat memberikan efek yang buruk bagi infrastruktur. Jalan yang dulu terawat dengan baik oleh Chevron selaku perusahaan pengelola panas bumi Darajat, kini keadaannya cukup memprihatinkan. Yang paling parah keadaanya adalah sepanjang Jalan Samaran dan Jalan Pasirwangi. Hal ini terjadi karena jalan kini sudah over capasity. Sejatinya dulu hanya digunakan oleh pengguna dari sekitar kecamatan Pasirwangi dan karyawan proyek PLTP Darajat, kini hampir setiap harinya dipadati oleh kendaraan-kendaraan wisatawan. Apa lagi banyak diantara mereka datang dengan menggunakan bis.

Selain rusak, sejak mulai beroperasinya wisata Darajat, banyak wisatawan dari berbagai kota di pulau Jawa hilir mudik mengunjungi tempat wisata yang terletak di sebelah barat Garut ini. Padahal jalan untuk menuju lokasi terbilang sempit. Sehingga kemacetan pun sering tak terelakkan. Dengan demikian, kegiatan ekonomi mayoritas warga pun menjadi sangat terganggu.

Entah sampai kapan keadaan ini terus berlangsung. Pemerintah Daerah pun seolah menutup mata. Selain itu juga PT. CGI (Chevron Geothermal Indonesia) kini seolah lepas tanggung jawab. Karena mungkin menganggap sekarang ada pihak lain yang lebih pantas memperbaiki kerusakan jalan. Pihak tersebut adalah para pengelola objek wisata Darajat.


SHARE THIS

Author:

Previous Post
Next Post