Inovasi Cerdas dari Beras Garut

Beras Garut memang tak seterkenal beras Cianjur. Namun dengan inovasi cerdas Andris Wijaya, dengan usahanya beras Garut disulap jadi panganan unik dan menarik. Sehingga kini produknya menjadi salah satu yang digandrungi.

Sebenarnya, di masa-masa sulit Andris sempat akan menjual usahanya, CV 1001. Tapi dengan kesabaran dan ketekunannya, ia berhasil berinovasi dengan membuat nasi liwet instan. Beras Garut yang tidak lagi populer, dijadikannya bahan dasar pembuatan nasi liwet instan tersebut.

Satu produk lainnya berhasil Andris ciptakan dari beras Garut tersebut. Produk itu adalah nasi uduk instan. Sama halnya seperti nasi liwet instan, nasi uduk instan ini pun mendapat respon yang baik dari konsumen. Dengan demikian usahanya menjadi semakin maju. Omset per bulan untuk ke dua produknya tersebut mencapai Rp 400 juta.

Meskipun inovasi berhasil diciptakan, bukan berarti beras Garutnya tak dijual. Setiap hari, CV 1001 dapat menjual hingga 7 ton beras Garut. Bahkan dari hasil penjualan beras ini bisa mencapai Rp 700 juta per bulan.

Dengan pencapaiannya, pria 43 tahun ini mendapat berbagai penghargaan. Diantaranya saja ia berhasil menjadi juara I pada Anugerah Jabar Award pada tahun 2012 yang lalu. Selain itu di tahun yang sama, ia juga berhasil menyabet juara nasional peringkat I Pangan Award yang diselenggarakan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Republik Indonesia.


SHARE THIS

Author:

Previous Post
Next Post