BOS Telat Cair Karena Ulah Kemenag Sendiri

Hingga memasuki triwulan II (April-Mei), dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) Kemenag masih belum bisa dicairkan madrasah. Ini merupakan kali pertama dalam sejarah pencairan dana BOS di Indonesia. Madrasah-madrasah penerima dana BOS pun kian kesulitan dalam menjalankan operasional.

Pihak Kemenag sempat menjelaskan melalui surat edarannya bahwa tidak cairnya dana BOS karena "pembintangan" oleh Komisi VIII DPR. Namun pernyataan itu dibantah oleh Ida Fauziah. Selaku ketua Komisi VIII DPR, Ida menjelaskan tidak cairnya dana BOS adalah karena keterlambatan dari Kemenag sendiri dalam mengajukan anggaran.

Sebenarnya, Komisi VIII mengajukan persetujuan anggaran pada awal Desember 2012 yang lalu. Namun sayangnya, Kemenag baru mengajukan persetujuan anggarannya pada pertengahan Pebruari 2013. Dengan keterlambatan itu, menurut wakil ketua Komisi VIII, Jazuli Juwaini, Kemenag dengan sendirinya telah menyebabkan anggaran terblokir.

Kendati demikian, pada akhirnya menurut Dirjen Pendis, Nur Syam, dana itu sudah cair pada Rabu (8/5) yang lalu. Dengan demikian seharusnya pada minggu sekarang, dana BOS itu sudah bisa dicairkan madrasah.


SHARE THIS

Author:

Previous Post
Next Post