Menyusuri Kota Tasik yang Eksotik

Kota Tasikmalaya sangat terkenal dengan wisata belanja kerajinan produksi Usaha, Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Bukan saja di tingkat regional dan nasional namun di Asia, Timur Tengah bahkan Eropa sudah menjadi tujuan eskpor. Ekspor Bordir misalnya Malysia, Bruney Darusalam, Mesir, Abu Dhabi serta Negara Arab lainnya. Akhir-akhir ini, bordir Tasikmalaya juga menembus pasar Jepang juga Amerika. Sebuah kebanggan tersediri bagi kota yang dihuni sekitar 700.000 penduduk itu.

Maka sentra kerajinan border, kelom geulis serta kerajinan unggulan menjadi potensi paling diandalkan. Termasuk di dalamnya sebagai destinasi wisata UMKM, berupa wisata ke sentra perajin dengan berupa wisata belanja atau wisata edukasi produksi kerajinan tangan yang terkenal itu.

Setiap minggu atau loong weekand, bus-bus pariwisata berplat nomor Jakarta atau Surabaya penumpang turus lokal dan asing, berdatangan ke sentra bordir, kelom geulis atau kampung batik. Pemerintah Kota Tasikmalaya tengah memadukan wisata alam dengan wisata kerajinan UMKM juga kuliner. Pemerintah kota juga mengklaim, kota yang dijuluki kota santri ini, merupakan kota yang paling siap sebagai destinasi wisata belanja di Priangan Timur. 

Salah satu alasannya, dari sisi potensi wisata alam Kota Tasikmalaya tidak sekaya daerah lain di Priangan Timur. Kabupaten Tasikmalaya misalnya, memiliki Pantai Cipatujah dan Wisata Ziarah - Pamijahan, wisata budaya Kampung Naga dan wisata alam Gunung Galunggung.
 
Demikian juga dengan Kabupaten Ciamis. Mereka memiliki objek wisata Pantai Pangandaran, Batu Karas, atau Green Kanyon serta cagar alam Pangandaran. Hal yang sama dengan Garut yang memiliki objek wisata Candi Cangkuang, Kampung Sampireun atau Pantai Pameungpeuk di Garut Selatan.  Sementara objek wisata alam Kota Tasikmalaya hanya Satu Gede. Itupun berupa danau sekitar 32 hektare dengan jumlah wisatawan setiap tahun sangat minim. 

Maka potensi kerajinan UMKM Kota Tasikmalaya menjadi satu-satunya andalan layak dijajal. Antara lain, Batik di Kampung Batik Cigeureung, Bordir di Kawalu, Kelom Geulis di Gobras - Kecamatan Tamansari. Untuk kuliner tak kalah menantangnya. Ada makanan rakyat Tutug Oncom (TO), goring ayam, bakso dan bubur ayam. 

Di bawah ini, penulis akan mengajak pembaca menyusuri destinasi wisata belanja kerajinan dan kuliner Kota Tasikmalaya, untuk melengkapi perjalanan wisata di Jawa Barat dan Priangan Timur.

Menuju Tasikmalaya

Kota Tasikmalaya bila dituju dari Bandung akan sangat mudah baik menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan umum. Yakni jalur  Bandung-Tasikmalaya. Bis jalur ini sangat banyak, hampir 15 menit sekali baik sekedar melintas menuju Pangandaran, Ciamis atau akhir perjalanan di Kota Tasikmalaya.

Hanya saja kendala jalur ini sering macet di jalur Gentong dan Nagrek yang didominasi tanjakan curam serta belokan tajam. Jalur ini merupakan jalur utama distribusi barang di Pulau Jawa, seringkali truk besar memacetkan jalan karena slip hingga menyendat arus kendaraan dari dua arah. Beruntung seakarang sudah dibuka jalan Lingkar Gentong yang sedikit banyak melancarakan arus.

Jalur kedua, sebagai jalur alternatif. Yakni  Bandung - Tasikmalaya via Garut dan Singaparna. Jalur ini kalau menggunakan bis kurang efektif.  Angkutan yang langsung dari Terminal Cicaheum Bandung- Terminal Tasikmalaya, selalau transit di Terminal Garut juga Terminal Singaparna. Perjalananpun kurang jadi lamban. Jalur ini didominasi jalan berkelok serta turunan dan tanjakan curam. 

Tetapi kalau mengguanakn mobil pribadi, melalui Jalan Garut bisa menikmati pemandangan yang menyenangkan jika siang hari. Perjalanan berkelok sejak dari Leles – Garut hingga Rumah Adat di Kampung Naga atau Perbatasan Kabupaten Tasikmalaya akan memanjakan mata selama perjalanan. Tarif Bus Bandung – Tasikmalaya cukup murah. Menggunakan bus ekonomi AC hanya Rp25.000 per orang, Eksekutif Rp27.500 dan menggunakan elf kadang bisa capai Rp30.000-Rp35.000. Saya sarankan mending pake bis yang langsung naik dari terminal Bus Cicaheum – Tasikmalaya. Selain nyaman, harga tidak mahal. 

Penginapan

Kalau ingin menyusuri semua sentra kerajinan UMKM Kota Tasikmalaya, disarankan minimal 2-3 hari supaya lebih leluasa. Hotel-hotel tersedia di Kota Tasikmalaya, sangat mendukung kenyamaman wisata, mulai kelas penginapan hingga hotel berbintang. 

Antara lain, Hotel Santika di Jalan Yudhanegara. Hotel ini cukup  representatif, selain di tengah kota juga sangat nyaman untuk tinggal beberapa saat. Tarifnya seragam dengan hotel satu grup di kota lain. Di hari-hari tertentu, sering ada promosi discount kamar terutama untuk tamu hotel rombongan seperti perusahaan atau wedding juga even organizer. 

Di jalur Jalan Yudhanegara juga ada hotel Mataram, Galunggung yang tarifnya relative murah. Jalan Yudhanegara sangat dekat ke pusat Kota Taikmalaya yakni Jalan KHZ Mustofa, yang mirip-mirip dengan Jalan Malioboro - Jogjakarta. Pusat perbelanjaan ini mulai berdenyut jam 9:00 pagi hingga jam 20:00 malam. Sebelum menuju pusat kota akan terlewati Masjid Agung Kota Tasikmalaya dengan arsitektur megah. Masjid ini akan nampak gagah bila didipandang pada sore hari. 

Ada juga hotel berbintang yang cukup layak. Namanya Hotel Crown, beralamat di Jalan RE Martadinata. Tarifnya setandar dengan tariff hotel sekelasnya. Di Jalan RE Martadinata masih tersedia hotel nyaman dan murah lainnya, antar lain Hotel Mandalawangi, Hotel Namira, Hotel Aden juga Hotel Ramayana.

Transportasi

Transportasi Kot Tasikmalaya sudah cukup memadai dan akan memudahkan pengunjung saat jalan-jalan di Kota Santri ini. Ada taksi, angkutan kota (angkot) bahkan andong dan becak. Di Kota Tasikmalaya tidak ada bis kota karean kotanya sangat kecil. Sayang juga belum ada penerbangan komersial baik dari Bandung atau Jakarta serta kota lain. Kabarnya pemerintah kota sedang merintis penerbangan komersial, seiring dibukanya sekolah penerbangan pertama di Priangan Timur. 

Tarif Angkot di Kota Tasikmalaya tidak bisa nawar. Tarif ditentukan jauh dekat Rp2.500, meski aturan resmi dari Pemkot Rp2.000 per naik per orang jauh dekat.  Jika kesulitan jangan segan-segan bertanya kepada tukang becak atau kepada pedagang kaki lima yang ditemui. Mereka akan mudah menunjukkan lokasi yang dimaksud. Jangan kwawatir di Kota Tasikmalaya ada orang yang minta tips atau berbohong, mereka sangat menghormati dan ramah kepada tamu-tamu apalagi jika terlihat orang luar kota. 

Kendala lain, angkutan umum belum tertata baik. Untuk jalur tertentu termasuk ke sentra kerajinan, jadwal pemberangkatan agak jarang juga kurang bagus. Misalnya menuju sentra Bordir Kawalu atau menuju Sentra Kerajian kelom Geulis ke Gobras jalannya rusak berlubang. Lebih baik menyewa mobil, kalau tidak menggunakan mobil pribadi.

Banyak perusahaan yang menyewakan mobil plus sopir. Lamanya sewa bisa ditentukan mulai harga Rp80.000 per 6 jam hingga Rp200.000/12 jam. Bisa juga sewa kendaraan mingguan, bulanan dengan harga yang akan lebih murah kertimbang sewa harian. Ingat, harga sewa tersebut belum masuk bayar sopir dan bensin juga parkir. Sebisa mungkin nawar supaya mendapat harga yang pas  dengan anggaran.

Perusahaan carter mobil antara lain, Gaharu di Jalan RE Mohammad Hatta, Kharisma di Jalan Burujul dan Lodaya Rent Car di Jalan Siliwangi. Lagi-lagi untuk mencari jalan-jalan itu sangat mudah. Tanya saja pada orang yang kira-kira tahu atau kepada resepsionis hotel atau penginapan.

Wisata Kerajinan
Dari 5 objek wisata kerajian unggulan di Kota Tasikmalaya, kita ambil tiga sentra kerajianan. Yakni Bordir di Kawalu, Batik di Cipedes dan Kelom Geulis di Gobras. Kerajinan ini sangat unik. Kota Tasikmalaya sudah sangat identik dengan produk-produk tersebut. Disarankan, sekalian jalan-jalan, sekalian belanja untuk souvenir. 

Sentra Bordir Kawalu
Kawalu merupakan salah satu kecamatan dari 10 kecamatan di Kota Tasikmalaya. Di sepanjang Jalan Air Tanjung – Kawalu hampir semua penduduk bermata berpencaharian membuat bordir, mulai bos besar hingga sekedar buruh. 

Dari pusat kota Tasikmalaya Jalan KHZ Mustofa, menuju Kawalu sekitar 5 kilo meter, menggunakan angkutan kota (angkot) 03 jurusan Sub Terminal Pacasila - Kawalu. Hanya saja angkot ini jarang yang masuk hingga sentra bordir, perlu menggunakan ojek dari pemberhentian Angkot di Pangkalan atau Muncang. Dari sini menggunakan ojek dengan tariff Rp10.000-Rp20.000 tergantung kepiawaian nawar.
Sejak memasuki  Jalan Air Tanjung - Kawalu, gemuruh suara mesin bordir sudah terdengar. Ada yang menggunakan mesin juki kecil dan kebanyakan sudah menggunakan mesin bordir komputer yang bisa memproduksi bordir hingga 10 pcs salama satu kali putaran.  Sejak Muncang - sepanjang Jalan Air Tanjung, banyak butik yang memajang hasil kerajinan mereka. Mulai mukena, baju koko, kebaya, kerudung atau pakaian turunan dari border. 

Produsen  dan butik yang sangat terkanal di Kawalu antara lain Butik Bordir Haryati. Bertanya ke tukang ojek di pemberhentian, pasti mengantarkan dengan senanag hati. Kabarnya mereka suka dikasih tips  oleh bos border itu meski pengunjung sekedar lihat-lihat. Di sini koleksinya lengkap, juga variatif. Soal harga tergantung kualitas. Harga mukena misalnya mulai Rp150.000/pcs hingga Rp1,5 juta/pcs tersedia dengan ragam pilihan motif.

Masih di Jalan Air Tanjung, produsen dan Butik Bordir yang sangat terkanal bernama Bordir H Zarkasie. Pendiri perusahaan bordir ini merupakan orang pertama kali mengenalkan bordir di Tasikmalaya. Kini bisnis bordir ini sudah diteruskan oleh putra-putri H Zarkasie. Mereka sudah ekspor mulai Malaysia, Singapura dan Timur tengah seperti Arab Saudi, Riyadh, Jeddah juga Mesir. Di kompleks Bordir H Zarkasie sudah didirikan Pondok Pesantren Al-Amin dengan kurikulum terpadu. Para santri diajari wirausaha dan manajeman, salah satunya bisnis dan produksi bordir.

Kampung Batik Cigeureung
Sentra kerajinan yang mesti dikunjungi selama wisata di Kota Tasikmalaya, kampung Batik Cigeureung. Di antara sentra-sentra kerajinan yang lain, destinasi ini sudah tertata dan representative. Menuju Kampung Batik dari pusat Kota Tasikmalaya sekitar 1,2 kilo meter dengan angkutan kota jalur 09. Ongkos satu kali naik Rp2.500. Bila menggunakan becak dari pusat kota sekitar Rp15.000-Rp20.000 tergantung bisanya nawar. 

Beberapa produsen batik selain menjual kain dan fashion, sudah memberi ruang kepada pengunjung untuk menyaksikan cara membuat batik mulai menggambar, melukis hingga mencelup. Bisa juga mencoba lukis batik dan menggambar.   

Di sentra rumah Batik Agnesa misalnya. Sejak masuk galeri batik sudah disuguhkan dengan pemandangan perajin yang sedang membuat pola gambar batik. Pengunjung juga bisa melihat ibu-ibu melukis batik. Para penjaga menawari pengunjung bila mau melihat proses membatik atau mau foto-foto. Mereka sudah terbiasa menerima para tamu yang ingin menyaksikan pembuatan batik. 

Kita juga bsia bertanya kepada para pegawai, sebarapa lama proses pembuatannya. Katanya, kalau batik tulis murni satu lembar kain bisa mencapai 2 bulan. Pantas saja harga batik tulis murni cukup mahal, mulai Rp400.000 per potong untuk satu baju hingga Rp1,5 juta. 

Batik Tasik sangat khas dengan warna  cerah, seperti merah terang atau coklat terang. Corak bunganya banyak diilhami kondisi alam seperti bunga anggrek, melati atau batik rereng seperti Batik Jogja dan Solo.
BIla akhir pekan, bus-bus besar dari luar kota banyak datang ke Kampung Batik. Mereka belanja untuk oleh-oleh. Tak jarang rombongan perusahaan, pemda dari luar Pulau Jawa memborong oleh-oleh Batik Tasikmalaya untuk sanak keluarganya. Harga batik di sini sangat terajangkau. Batik Cap satu kali antara Rp50.000-100.000 untuk satu bahan baju. Batik Tulis campuran cap dan tulis mulai Rp85.000-Rp250.000 dan harga kain batik tulis murni mulai Rp450.000-Rp1,5 juta.

Selain Batik Agnesa ada juga Batik Deden. Tempat worskshop batik Deden tidak jauh dengan Batik Agnesa. Sekedar membandingkan harga serta keunikan masing-masing corak batik, boleh anda mencoba masuk galerinya sekedar tanya-tanya. Para panjaganya sangat ramah dan melayani setiap pertanyaan seputar batik dengan sabar. Kalau belum puas di dua galeri, jajal saja puluhan galeri yang berejer di Kampung  Batik ini.

Kelom Geulis Gobras
Kelom Geulis merupakan sandal khas Tasikmalaya dengan sentra produsen terdapat di Gobras - Kecamatan Tamansari. Menuju sentra kelom geulis, sekitar 3 kilometer dari pusat Kota Tasikmalaya, menggunakan angkot jalur 010.

Salah satu produsen Kelom Geulis yang cukup terkenal Kelom Geulis Sheny. Menurut ownernya, dia sempat ekspor ke laur negeri, hanya saja kini sudah tidak lagi. Ia memilih memasok pasar nasional seperti Jakarta dan Surabaya.

Kelom Geulis pun kini sudah dimodivikasi dengan bordiran atau batik. Sehingga unsur etnik sangat nampak tetapi elegan digunakan pecinta fashion untuk acara resmi atau santai. Di Galeri Kelom Geulsi Sheny, dipajang tas kelom Geulis. Tas tersebut bentuk kelom dengen ukuran tas normal. Tas tersebut bila disimpan di lantai atau meja, akan seperti sepatu besar. 

Harga Kelom Geulis cukup terajangkau. Mulai Rp45.000 kualitas biasa hingga Rp350.000 bahkan jutaan rupiah. Untuk pembelian sekala besar biasnya penjual member harga special. Mereka tidak segan-segan memberi tamunya dengan harga jauh lebih murah dibanding harga butik dengan produk dan kualitas yang sama.

Imah Tasik
Lokasi lain yang rekomended dikunjungi bila jalan-jalan ke Tasik, Imah Tasik. Lokasinya beralamat di Lingkar Industri Kecil (LIK) di Jalan Perintis Kemerdekaan, sekitar 3 kilo meter dari Kota Tasikmalaya. Bila menggunakan angkot, naik angkot yang sama menuju sentra bordir Kawalu, Angkot 03 ongkos Rp2.500/orang/naik. 

Imah Tasik merupakan etalase kerajinan unggulan Kota Tasikmalaya yang dikelola Pemkot Tasikmakaya. Pengunjung yang datang ke Imah Tasik, langsung difasilitasi oleh pengelola Imah Tasik atau dipertemukan dengan produsen kerajinan bila belanja sekala besar. Imah Tasik buka setiap mulai jam 9.00 WIB-16:00 WIB, termasuk hari Minggu dan hari libur.  Di sini dipajang hasil kerajinan yang mewakili kerajinan unggulan di Kota Tasikmalaya juga Kabupaten Tasikmalaya seperti kerajinan anyaman dari Rajapolah.. 

Tidak jauh dari Imah Tasik, terdapat pabrik yang membuat alas kaki untuk kelom geulis. Pengunjung bisa menyaksikan para perajin membentuk kayu-kayu balok menjadi sebuah alas kaki yang cantik dan mengkilap. Dari sinilah alas kaki untuk dimodivikasi di rumah perajin Kelom Geulis dibuat.

Situ Gede
Situ Gede merupakan kolam besar dengan luas sekitar 32 hakter. Di lokasi ini sangat nyaman menikmati udara sejuk serta menikmati permainana air seperti perahu dan rakit. Kalau waktu anda luang, cobalah mancing di tengah danau dengan menggunakan rakit yang terbuat dari bambu. Menuju objek wisata air ini, sekitar 5 kilo meter dari pusat kota. Hanya saja hingga kini belum ada kendaraan khusus ke lokasi. 

Alternatif kendaraan jika tidak menggunakan kendaraan pribadi, menggunakan angkot sewaan atau taksi. Satu angkot  tidak akan sampai Rp40.000 untuk rombongan. Pake taksi sekitar Rp30.000 tergantung bisa nawar. Masuk ke lokasi hanya Rp40000 bagi dewasa dan Rp2000 bagi anak-anak. Sewa perahu bebek Rp15.000 per jam dan sewa rakit untuk mancing di tengah danau Rp20.000, waktu sepuasnya.

Untuk kuliner di lokasi ini sangat mudah dan murah.  Yang khas antara lain, ikan bakar dari Situ Gede hasil tangkapan para penjual. Menikmatinya  sambil lesehan di bawah pohon yang rindang di pinggir situ. Tikar gratis sudah disiapkan penjual kuliner.  Harga  nasi ikan timbel lengkap Rp15.000 sedangkan paket nasi bakar ikan sesuai ukuran mulai Rp10.000-Rp20.000. 

Bila belum puas, pengunjung bisa jalan kaki keliling Situ Gede melalui tarck yang disediakan. Di sepanjang jalan bisa menyaksikan para mancing maniak berjejer di semak-semak sambil menuggui jorangnya disambar ikan. Keliling Situ Gede memakan waktu 1,5 jam.  Bila hari minggu track ini padat oleh pengunjung yang lari pagi.

Mencicipi TO yang Unik
Makanan Tutug Oncom biasa disingkat TO di Tasikmalaya sangat terkenal. Makan campuran Oncom dan nasi ini tersedia mulai warung kaki lima di gang sempit hingga rumah makan TO kapastias massal.
Harganya cukup murah, mulai Rp1.500/porsi hingga Rp3.500/porsi. Hidangan TO enak dinikmati dengan gorengan, atau ba’wan juga lalapan sambal. Karena TO dilahirlan di Tanah Sunda, lalapan di setiap warung TO selalu setia menyertai. Seperti terung hijau, kemangi dan mentimun muda dengan sambal cabai atau disebut “sambal goang”.

Warung makan TO mudah dijumpai antara lain  di Jalan BKR sekitar 500 meter dari arah Stadion Dadaha kearah selatan atau sekitar 1 kilo meter dari Universitas Siliwangi kearah utara.  Di warung TO Rahmat misalnya, ruangannya sangat luas. Dalam satu kalau makan bisa muat ratusan orang lesehaan. Di akhir pekan, banyak rombongan perusahaan atau instasi juga komunitas mencicipi TO di sini sambil ngobrol ngalor ngidul berkangen ria. 

Selain warung TO Rahmat,  berjejer juga warung TO dengan hanya memajang tulisan “Sedia TO” yang setiap saat dijejalai pembeli.  Masih di Jalan BKR, puluhan rumah makan tersedia, dengan aneka ragam kuliner yang akan memanjakan selera lidah para pengunjung. 

Menuju  Jalan BKR cukup mudah, menggunakan kendaraan sendiri atau kendaraan umum. Bila kendaraan sendiri, tanya kepada tukang becak di depan penginapan atau hotel, mereka akan mudah menunjukkan rute-rute yang mudah dilalui. 

Jika menggunakan kendaraan umum menggunakan Angkot 02 dari Jalan Otto Iskandar Dinata dan Angkot 017 dari Sub terminal Pancasila. Ongkos sama dengan jalur angkot lain, Rp2.500 per orang jauh - dekat.
Macam-macam kuliner di Kota Tasikmalayapun sangat mudah ditemukan di sepanjang Jalan Empang berupa goring ayam kering, sate atau martabak dan warung kopi.  Ada gorong kepala ayam, ceker ayam juga bagian daging ayam lainnya yang jadi favorit.  Goreng ayam bisa dimakan di tempat atau dibekal ke rumah/penginapan. Harganya cukup murah, hanya Rp4000/satu potong ayam gorong. 

Menuju lokasi ini sangat mudah. Bila dari Jalan KHZ Mustofa, sekitar 500 meter berjalan kaki. Tidak ada jalur angkot yang melintas ke lokasi ini. Pake becak dari Jalan KHZ Mustofa tidak akan sampai memakan ongkos Rp15.000.

Bakso dan Bubur Ayam
Mangunjungi Tasikmalaya tidak lengkap bila tidak mencicicipi bakso. Meski bukan khas asli kuliner Tasikmalaya, bakso di Tasik terkenal guruh dan nikmat. Penjaja bakso sangat mudah dijumpai mulai yang jualan keliling di roda, mangkal di pinggir jalan hingga di ruko mentereng. Hargnya sangat variatif, mulai Rp5.000/porsi hingga Rp20.000/porsi.

Warung bakso layak direkomendasikan untuk dicicipi antara lain :
1.       Bakso Priangan di Kompleks Pasar Pancasila harga Rp12.000/porsi
2.       Bakso Laksana di Jalan Pemuda Rp20.000/porsi
3.       Bakso Mas Wijdi di Jalan Siliwangi (dekat Kampus Unsil) Rp10.000/porsi  
4.       Bakso Borju di Jalan Terusan Paseh – BCA, Paseh Rp10.000/porsi
5.       Bakso Loma di Jalan Tarumanegara depan SD Tarumanegara – Tawang  Rp12.000/porsi

Salain itu, makanan paling mudah dijumpai di Kota Tasikmalaya “Bubur Ayam”. Bubur Tasikmalaya beda dengan bubur ayam di kota lain. Tidak dicampur kuah saat menyantapnya. Hanya berupa bubur beras lembek dengan campuran cakue, kerupuk dan sewiran-sewiran ayam juga kacang goreng. Bubur ayam juga selalu dicampur dengan kecap manis. Sangat mudah dijumpai bila pagi hari mulai jam 5 hingga jam 9 pagi. Penjual bubur nyaris ada di setiap gang. Haragnya variatif mulai Rp3.500-Rp15.000/porsi.

Bubur ayam cukup terkenal di Kota Tasikmalaya antara lain Bubur Ayam Jenal di Jalan Kalektoran, buka sejak jam 9 pagi - jam 9 malam harganya Rp15.000/porsi.  Ada juga bubur ayam tanpa nama di Perempatan Jalan Bantar-Jalan Galunggung. Buka mulai jam 5 sore hingga jam 12 malam. Harga Rp5.000/porsi.

Skenario Kunjungan Wisata Belanja di Kota Tasikmlaya Selama 2 hari
Hari pertama
7.00 WIB - 8 WIB               Pukul 08.00 WIB- 09.00 WIB          
8.00 WIB-9.00 WIB           Berangkat ke lokasi Sentra Bordir Kawalu
9.00-WIB-12.00 WIB        Belanja dan menyaksikan aktifitas di sentra bordir
12.00 WIB-12.30 WIB      Ishoma di sentra bordir
12.30 WIB-13.00 WIB      Menuju wisata kuliner TO jalan BKR
13.00 WIB – 14.00 WIB   Santap siang di sentra Kuliner Tutug Oncom Jl. BKR
14.00 WIB – 14.30 WIB   Menuju Kampung Batik Cigeureung
14.30 WIB – 16.00 WIB   Belanja/kunjungan di Sentra Batik
16.00 WIB -  16.30 WIB   Menuju hotel
16.30 WIB – 18.30 WIB   Istirahan dan mandi di hotel
18.30 WIB – 21.00 WIB  Wisata kota di pusat perbelanjaan Jalan KHZ Mustofa
21.00 WIB – 21.30 WIB   Menuju hotel
21.30 WIB-                          Istirahat

Hari kedua
7.00 WIB - 8WIB                Makan di Hotel
8.00 WIB-9.00 WIB           Berangkat ke lokasi Sentra Kelom Geulis – Gobras
9.00 WIB – 12.00 WIB      Belanja dan menyaksikan aktifitas di sentra kelom geulis
12.00 WIB – 13.00 WIB  Makan/Ishoma di sentra kuliner Jalan BKR
13.00 WIB – 13.30 WIB   Menuju Situ Gede
14.00 WIB – 15.30 WIB   Wisata di Situ Gede- Wisata alam dan air
15.30 WIB – 16.30 WIB   Menuju hotel
16.30 WIB – 18.30 WIB   Istirahat di hotel
18.30 WIB – 19.00 WIB   Menuju sentra kuliner Jalan Empang dan Jalan Kalektoran
19.00 WIB – 21.00 WIB   Icip-icip kuliner
21.00 WIB -                         Istirahat di hotel    

Direktori Hotel
1.       Hotel Santika Jalan Yudhanegara No57 Tasikmalaya Tlp. (0265) 311553
2.       Hotel Crown Jalan RE Martadinata Tasikmalaya Tlp(0265)333967
3.       Hotel Asri-Kompleks Asia Plaza, Jalan KHZ Mustofa Tasikmalaya
4.       Namira Hotel Tasikmalaya –Jalan RE. Martadinata No. 214 +62-265-329758
5.       Pajajaran Hotel Tasikmalaya –Jalan Ir. H. Juanda +62-265-322900 / +62-265-322300
6.       Ramayana Hotel Tasikmalaya - Jalan RE. Martadinata No. 333 +62-265-331340
7.       Santoso Hotel Tasikmalaya - Jalan Gunungsari No. 37 +62-265-331202
8.       Setuju Hotel Tasikmalaya - Jalan Cilembang No. 26 +62-265-333468
9.       Surya Wisma Tasikmalaya - Jalan Siliwangi No. 39 +62-265-333396
10.   Wijaya Kusuma Hotel Tasikmalaya  Jalan  Ir. H. Juanda +62-265-330239

Pusat Souvenir
1.       Batik Agnesa Jalan Cigeureung No.20A  Kota Tasikmalaya Tlp. (0265) 336917
2.       Batik Deden Jalan Cigeureung  N0.80 Kota Tasikmalaya  Tlp.(0265) 235153
3.       Oleh-oleh kerajinan Khas Tasikmalaya  Ruko Asia Plaza Jalan KHZ Mustofa
4.       Bordir Haryati Jalan Air Tanjung – Kawalu Tasikmalaya
5.       Bordir H.  Zarkasie Kampung Cukang Jalan Air Tandjung Kawalu- Tasikmalaya
6.       Bunga Tandjung Bordir Jl. Air Tanjung No36 Tasikmalaya Tlp. (0265) 335417
7.       Sheny Kelom Geulis  Jalan Tamansari – Gobras No42A Tasikmalaya Tlp. (0265) 337990

Alamat Travel
1.       Cipaganti Travel Tasikmalkaya Jl. RE. Martadinata 50 Tasikmalaya Tlp. 0265. 334 378/313 670
2.       Primajasa Travel Jl. RE martadinata No 177, Tasikmalaya. Telp. (0265) 322467
3.       Sewa Mobil Kharisma Jalan Burujul - Tasikmalaya Telp. 085223817064
4.       PO. Budiman Kantor Pusat: Jl. Ir. H. Juanda No. 31, Tasikmalaya Telp. (0265) 339854



DITULIS OLEH: Anep Paoji

SHARE THIS

Author:

Previous Post
Next Post
3 February 2015 at 06:41

bagus juga kota tasik, kalau ada waktumau jalan-jalan ke sana

Reply
avatar
16 April 2015 at 09:48

Tasik memang kota yang penuh dengan keasrian serta kerajinan yang sangat mengesankan :)

Reply
avatar