Penggelembungan Dukungan Suara Bukan Hanya Kesalahan Cabup

Ilustrasi
Proses verifikasi faktual Cabup Garut memamng masih berlangsung. Namun dalam proses tersebut sudah banyak ditemukan penggelembungan dukungan suara.

Seperti yang sudah dilansir oleh beberapa media online, petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) menemukan berkas dukungan calon yang tidak sesuai dengan yang sebenarnya. Mulai dari nama pendukung yang tercantum tak hanya pada satu calon, sampai pada jumlah dukungan yang melebihi jumlah penduduk yang tercatat di suatu daerah pemilihan.

Jika melihat proses Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat yang lalu, kekisruhan suara pemilih sebenarnya bukan merupakan hal yang baru. Mulai dari proses pembagian surat dan kartu pemilih, banyak warga pemilih yang tidak kebagian. Dan anehnya, untuk balita dan anak-anak di bawah umur justru kebagian. Dengan demikian entah dari mana dan dengan cara apa KPU mendapatkan data pemilih?

Proses demokrasi di Indonesia memang berjalan sangat pesat. Namun sayangnya sistem yang tersedia masih belum bisa mengimbanginya. Sehingga dengan demikian kekisruhan jumlah suara kerap terjadi hingga saat ini. Dan dengan adanya program e-KTP diharapkan mampu memperbaiki sistem demokrasi di Indonesia, khususnya pada saat dilakukan Pemilihan Umum.


SHARE THIS

Author:

Previous Post
Next Post