Pengumuman Kelulusan di Garut Diwarnai Konvoi dan Curat-coret

Konvoi rayakan kelulusan
Pengumuman kelulusan Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMA Tahun Pelajaran 2012/2013 berlangsung hari Jum'at (24/5) ini. Tanpa terkecuali di kabupaten Garut. Siswa-siswa kelas XII  pun mendatangi sekolah mereka masing-masing untuk mengetahui hasil ujiannya.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, pengumuman kelulusan tahun ini pun diwarnai konvoi dan curat-coret oleh para siswa. Meskipun para siswa ini belum tentu lulus dari sekolahnya. Dikatakan demikian karena kelulusan siswa tidak hanya melihat dari hasil UN saja, melainkan tetap ditentukan oleh pihak sekolah.

Sebenarnya Mendikbud, Muhammad Nuh, sebelumnya telah melarang dilakukannya konvoi dan curat-coret dalam merayakan hasil kelulusan. Namun sepertinya memang hal itu seolah-olah sudah menjadi budaya turun-temurun di sekolah-sekolah. Sehingga meskipun dilarang, para siswa tetap saja melakukannya.

Diperlukan langkah nyata yang tegas dalam pelarangan konvoi dan curat-coret dalam perayaan kelulusan. Misalnya saja dengan mengeluarkan aturan penahanan ijazah bagi siswa yang melakukan konvoi dan curat-coret. Atau lebih tegasnya lagi, tak meluluskan siswa tersebut. Karena tak jarang konvoi yang dilakukan siswa itu mengganggu masyarakat umum. Mulai dari menyebabkan kemacetan lalu lintas, hingga curat-coret seenaknya yang dilakukan. Bahkan sering kali hingga menyebabkan tawuran antar siswa.


SHARE THIS

Author:

Previous Post
Next Post