Antrian Pencairan BOS Triwulan II Kemenag Garut Membludak

Dana BOS Triwulan II (April-Juni)  tahun 2013 Kemenag Garut sudah mulai dapat dicairkan hari Senin (3/6). Pihak madrasah (MI dan MTs) se-kabupaten Garut  pun tak menunda-nunda lagi pengambilan dana tersebut.

Sejak terjadinya keterlambatan pencairan BOS Kemenag pada Triwulan I (Januari-Maret), proses pencairannya sendiri tak selancar pada Triwulan III dan VI Tahun 2012 yang lalu. Kini proses pencairannya diwarnai dengan antrian yang membludak. Baik pada triwulan I yang lalu, maupun pada triwulan II ini. Pada tahun 2012 yang lalu ,pihak Kemenag dan pihak bank BNI selaku yang ditunjuk mencairkan dana BOS lebih teratur dan terprogram dalam pencairan. Ada perbedaan waktu pencairan antara MI dan MTs. Sehingga hal itu bisa menghindari pembludakkan antrian di bank saat pencairan. Namun pada saat ini hal itu tidak dilakukan. MI maupun MTs mencairkan dana BOS pada waktu bersamaan. Sehingga pembludakkan antrian pun tak terelakkan.

Pembludakkan antrian pencairan dana BOS berpengaruh pada pelayanan umum nasabah BNI. Hal tersebut dikeluhkan oleh salah seorang nasabah BNI cabang Garut, Ajang Syarif (38). Ajang mengaku sangat terganggu dengan padatnya pengunjung bank. Bahkan dirinya sampai tak kebagian tempat untuk duduk sekedar menunggu antrian. Akhirnya, Ajang pun membatalkan niatnya untuk mentransfer uang kepada kolega bisnisnya.

Permasalahnnya bermuara pada pemblokiran anggaran Kemenag. Masalah tersebut memang sempat menjadi sorotan karena hanya pihak Kemenag yang tak bisa mencairkan dana BOS yang disebabkan pemblokiran anggaran. Sedangkan pihak Kemdikbud meskipun sama-sama anggarannya diblokir, masih tetap bisa mencairkan dana BOS dengan lancar. Dengan demikian pihak Kemenag dirasa perlu belajar dari Kemdikbud dalam hal mengelola anggaran. Hal ini supaya tidak banyak pihak yang dirugikan.

SHARE THIS

Author:

Previous Post
Next Post