Tunjangan Fungsional Guru Kemenag Tak Kunjung Naik

Sejak Tahun Pelajaran 2011-2012 silam, Tunjangan Fungsional guru honorer di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengalami kenaikan. Besaran kenaikannya mencapai 20%. Jadi, hingga kini para guru honor menerima tunjangan sebesar Rp 300 ribu setiap bulannya.

Lain Kemdikbud lain pula Kemenag. Kebijakan kedua kementerian tersebut terhadap guru honor tidak lah sama. Jika Kemdikbud berani menaikan Tunjangan Fungsional gurunya, sebaliknya dengan kebijakan Kemenag yang hingga tahun ini masih belum menaikan Tunjangan yang menjadi hak guru honornya. Padahal beban kerja guru honor kedua kementerian itu cenderung sama. Bahkan dengan kurikulum Kemenag yang menambah jumlah jam pelajaran Agama Islam, justru malah menambah beban kerja guru honornya. Dengan demikian masuk akal jika Tunjangan Fungsional guru honor Kemenag ini pun juga ikut naik. Setidaknya sama dengan hak yang diterima guru honor Kemdikbud.

Untuk Tahun Pelajaran 2013-2014, pihak Kemenag Kabupaten Garut menggandeng Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk proses pencairan Tunjangan Fungsional guru honornya. Sejak seminggu yang lalu, guru honor Kemenag di Garut sudah mulai ada yang bisa mencairkannya. Dana yang bisa dicairkan adalah sejumlah Rp 500 ribu untuk dua bulan. Dengan demikian setiap bulan hanya sebesar Rp 250 ribu yang artinya masih belum mengalami kenaikan.



SHARE THIS

Author:

Previous Post
Next Post