Pemkab Garut Terkesan Kurang Peduli Terhadap Korban Longsor Cisewu

Hingga hari ke-8, pemerintah melalui Dinas Tenaga Kerja, Sosial, dan Transmigrasi kabupaten Garut baru mengirimkan bantuan bagi korban longsor di Jalan Cikawung kabupaten Garut. Padahal pemerintah sendiri telah menetapkan masa tanggap darurat sejak 8 hari yang lalu. Pemerintah mengakui keterlambatannya karena sibuk.

Jalan yang menghubungkan kabupaten Garut dengan Pangalengan kabupaten Bandung Barat itu masih terputus. Selain itu, akibat dari longsor yang terjadi pun menyebabkan sejumlah warga yang rumahnya ambruk masih mengungsi di rumah kerabat terdekatnya.

Berdasarkan catatan dari pihak kecamatan Cisewu, bencana alam yang terjadi di Jalan Cikawung ini terjadi mulai Minggu (15/12) yang lalu. Kemudian longsoran semakin melebar dan menghancurkan 3 rumah pada Kamis (19/12) lalu.

Bencana ini merupakan bencana yang ke-2 kalinya sejak bencana yang terjadi pada bulan April yang lalu. Di mana bencana tersebut menghancurkan belasan rumah warga.

Kendati bencana tersebut sedah terjadi sejak lebih dari sepekan, namun ironisnya pemerintah kabupaten Garut melalui Dinas Tenaga Kerja, Sosial dan Transmigrasi, baru mengirimkan bantuan untuk korban longsor berupa beras, seragam anak sekolah, mie instan, dan sarung, yang langsung diberikan kepada pihak kecamatan di salah satu rumah warga yang telah dikosongkan dan dijadikan posko bencana.


SHARE THIS

Author:

Previous Post
Next Post