KPUD Garut Berencana Laporkan Kekurangan Surat Suara

Banyaknya surat suara Pemilu anggota legislatif tahun 2014 yang rusak di kabupaten Garut, KPUD berencana akan membuat laporan jika saja surat suara cadangan tidak cukup mengganti jumlah yang rusak. Selain melaporkan kekurangan, KPUD Garut juga akan meminta penggantian surat suara yang rusak tersebut.

Kerusakan sendiri  terjadi pada keempat jenis surat suara, yaitu surat suara pemilihan tingkat DPRD kabupaten Garut, DPRD provinsi Jawa Barat, DPRRI, dan DPD. Yang paling banyak mengalami kerusakan adalah surat suara untuk tingkat DPRD provinsi Jawa Barat, yaitu sekitar 5 ribu lembar. Sedangkan untuk yang lainnya masing-masing di bawah 2 ribu lembar.

Tempat penyortiran sendiri dilakukan di beberapa tempat, yaitu di gedung dan aula KPUD Garut, gedung KOPTI, dan di gedung Transito.

Berdasarkan hasil penyortiran, kerusakan-kerusakan berupa surat suara sobek, bolong, mengerut, dan adanya bercak tinta. Khusus untuk bercak tinta, salah satu anggota KPUD Garut, Hilwan Fanaqi,  pada Kamis (20/3), menjelaskan bahwa ditakutkan bercak tinta tersebut dapat menggiring  pemilih untuk memilih calon tertentu yang ada bercak tintanya.

Sebelum bulan April, diharapkan penggantian surat suara yang rusak sudah diterima KPUD Garut. Hal ini supaya tidak menggangu jadwal pendistribusian surat suara ke wilayah kecamatan-kecamatan yang rencananya dilkukan pada awal April.


SHARE THIS

Author:

Previous Post
Next Post