Kemacetan Jalan Darajat Akibatkan Para Sopir dan Pengusaha Angkutan Rugi

Kemacetan di kawasan Rejeng, jalur Darajat (25/10)
Kian populernya objek wisata air panas Darajat yang terletak di Kecamatan Pasirwangi Kabupaten Garut Jawa Barat, mengakibatkan semakin banyaknya wisatawan yang berkunjung. Tak hanya dari Garut, namun para wisatawan yang berkunjung juga berasal dari sekitar dan luar provinsi Jawa Barat.

Salah satu konsekuensi yang terjadi adalah semakin padatnya lalu lintas kendaraan yang melintasi jalan jalur Pasirwangi-Darajat. Hal ini pun kerap menimbulkan kemacetan yang sangat padat. Selain karena jalan yang sempit, perilaku tidak disiplin pengendara, semakin memperparah kemacetan.

Keadaan ini sangat dirasakan dampaknya oleh para sopir dan pengusaha angkutan umum di Pasirwangi. Bagaimana tidak, para sopir yang sejatinya bisa mengangkut penumpang bolak-balik hingga belasan kali, dengan macetnya jalan mereka hanya mampu mengangkut penumpang tak lebih dari 6 kali lintasan saja. Itu pun dengan volume muatan penumpang yang minim, bahkan sama sekali tak dapat muatan.

Menanggapi keadaan tersebut, banyak dari para sopir ini lebih memilih untuk tidak narik atau berhenti beroperasi. Salah satunya adalah Amin (52), yang lebih memilih tidak beroperasi. Menurut Amin, jika dipaksakan narik dalam keadaan ini, maka dipastikan rugi. Jangankan mendapat uang makan, untuk uang setoran saja susah dicapai.

"Kalau macet begini mendingan tidak narik. Percuma narik juga tidak dapat banyak penumpang, jadinya malah rugi. Sedangkan uang setoran harus tetap dibayarkan kalau narik".

Permasalahan tersebut bukan tanpa upaya penyelesaian. Para sopir dan pengusaha angkutan pernah melakukan unjuk rasa. Yang akhirnya mempertemukan pihak pengelola objek wisata dan para sopir serta pengusaha angkutan. Namun hingga kini masih belum ditemukan solusinya. Kendaraan Bis wisatawan yang sebenarnya tidak layak dan tidak mendapat izin masuk melintasi Jalan Pasirwangi yang sempit, malah bebas berbondong-bondong melintas. Bahkan tak jarang malah menggunakan pengawalan dari aparat.



SHARE THIS

Author:

Previous Post
Next Post