BBM Naik, Sopir Angkot Terpaksa Naikkan Tarif Secara Sepihak

Ilustrasi
Akibat dinaikkannya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga Rp 2.000 /liter oleh pemerintah pada malam tadi, sejumlah kendaraan angkutan umum/perkotaan memilih untuk berhenti beroperasi. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kekesalan mereka terhadap pemerintah yang secara mendadak menaikkan harga BBM.

Sebelumnya pemerintah tidak mengumumkan kepada para sopir kendaraan umum terkait akan dinaikkannya harga BBM. Apa lagi pengumuman terhadap kenaikan tarif angkutan umum sampai hari tadi para sopir angkutan umum belum menerima intruksi dari pihak Organda terkait kenaikan tarif, maka mereka mereka lebih memilih berhenti beroperasi.

Salah seorang sopir angkutan umum, Agus (32), mengatakan bahwa sampai hari ini belum ada pengumuman kenaikan tarif. Sehingga para sopir harus masih menggunakan tarif lama. Namun para sopir harus membeli BBM yang sudah naik. Sehingga terpaksa tarifnya dinaikkan secara sepihak.

Para sopir angkutan umum mengharapkan kepda pihak Organda untuk segera mengumumkan kenaikkan tarif angkutan umum. Hal ini dikarenakan harga BBM sudah mengalami kenaikan, sedangkan tarif angkutan masih menggunakan tarif lama.



SHARE THIS

Author:

Previous Post
Next Post